Belum pernah aku merasakan hati sedamai ini.
Belum pernah aku rasakan jiwa setenang ini.
Belum pernah pula aku rasakan hidup sesempurna ini.
Belum pernah aku rasakan hidup terasa ringan seperti ini.
Bertemu kamu adalah sebuah anugerah besar.
Bertemu dengan kamu, aku merasa seperti berada ditengah lautan luas
yang tenang
Begitu nyaman aku berenang di tengah lautan itu.
Bertemu kamu, aku merasakan sebuah rumah.
Belum pernah aku rasakan yang seperti ini.
Hidupku tak pernah sesempurna ini sebelumnya, bahkan
aku tau hidup tidak ada yang mudah. Aku tau begitu berat sebenarnya hidup
sesungguhnya. Tapi sejak bertemu denganmu, semuanya berubah. Kau merubah
hidupku, kau buat hidupku lebih berwarna dan aku merasa hidupku lebih baik dari
sebelumnya.
Bertemu kamu, aku merasakan ketenangan dalam jiwaku.
Kita tidak pernah saling mencari. Aku tidak pernah mencarimu, kamu pun tidak
pernah mencariku. Tapi aku percaya, Tuhan-lah yang telah mempertemukan kau dan
aku. Benar sujud syukur aku pada-Nya karena telah mempertemukan aku denganmu. Bahkan
sejak bertemu kamu, aku merasa mimpiku semakin dekat, lebih dekat. Sangat dekat.
Kali ini Tuhan telah benar-benar mempertemukan aku dengan kamu. Aku yakin
rencana-Nya pastilah sangat indah.
Kamu telah hidupkan lagi jantung yang telah lama
mati. Kamu telah cairkan batu yang ada di dalam sebuah hati yang keras. Kamu telah
buka kembali pintu yang telah lama berkarat. Dan kamu telah sadarkan aku, bahwa
begitu banyak hal indah yang ada di dunia ini. Seperti CINTA. Saat cinta
menemukan cinta. Aku rasa itu adalah KITA. Dan kali ini aku sangat yakin, bahwa
saat cinta telah menemukan cinta, saat itulah ketika cinta akan selalu pulang.
Belum pernah aku rasakan sedekat ini dengan
seseorang yang mungkin belum sangat lama aku kenal. Tapi kamu, sebelum bertemu
denganmu untuk yang ke dua kalinya aku telah merasakannya. Rasanya sangat dekat
dengan kamu. Sejak kita bertemu untuk yang kedua kalinya, terasa semakin dekat
dengan kamu, sangat-sangat dekat. Hingga rasa dekat itu berubah menjadi rasa
ingin selalu bersama sama kamu. Tidak mau berpisah, tidak ingin kehilangan
kamu. Kau sempurnakan aku.
Bersama kamu hidupku terasa ringan. Bersama kamu
hidupku menjadi sempurna. Bersama kamu, aku bisa melihat lagi segala keindahan.
Kali ini benar, kau sungguh-sungguh telah melengkapi aku. Dan aku benar-benar takut, aku
sangat takut kehilangan kamu. Karena aku yakin, you’re my another half.
Kemana pun kaki kita melangkah, kamu akan selalu ada
dihatiku dan aku selalu ada dihatimu. Sejauh apapun raga kita, walau dekat
maupun jauh, tapi semuanya tetap sama. Aku tetap mencintai kamu. Walau jarak
memisahkan kita, tapi aku yakin kekuatan do’a dan kekuatan cinta mampu
mengalahkan segalanya. Segala rintangan yang menghadang. Karena aku yakin,
betapa maha dahsyatnya kekuatan do’a dan cinta yang kita satukan. Aku tau, aka
nada hari pertama, kedua, ketiga dan entah sampai hari keberapa tanpa kamu. Tapi
saat cinta selalu pulang, aku yakin kau akan pulang. I always waiting for you here, by my side, my dearset.
Selama bumi masih berputar, selama nafas masih
berhembus, selama nadi masih bergetar, tak ada jarak yang tak bisa ditempuh. Sejauh
apapun jarak yang memisahkan, kita akan selalu sedekat nadi. Akan selalu ada
rindu yang menggebu dan bercambuk dalam hati. Hati yang bergejolak untuk selalu
merindukanmu. Apapun yang terjadi di depan, aku yakin rencana Tuhan pasti sangat
indah untuk kita. Bertahanlah dengan segala macam kondisi dan keadaan. Karena Tuhan
akan melihat bagaimana umatnya berjuang, karena aku yakin perjuangan akan
membuahkan hasil yang indah.
Kamu, yang selalu menenangkan jiwa. Aku mencintai
kamu tanpa syarat. Aku mencintai kamu tanpa alasan. Yakinlah, ketulusan hati
kita berdua yang akan meluluhkan semuanya.
Kamu yang selalu mendamaikan hatiku, kamu yang
selalu menenangkan jiwa. You’re all I
need. I always waiting for you come
back to home. Karena hati takkan pernah salah, saat cinta akan selalu
pulang. Karena aku percaya rumah itu adalah tempat aku bersandar. Dan itu kamu.
#R
NISA.



0 komentar:
Posting Komentar