About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Selasa, 07 Juli 2015

I Feel Home, When I Met you

Ketika mimpimu yang begitu indah, tak pernah terwujud,
Yasudahlah…
Saat kau berlari mengejar anganmu, dan tak pernah sampai dan tak pernah sampai,
Yasudahlah…
Saat kau berharap ke ramahan cinta, tak pernah kau dapat,
Yasudahlah…
[ Tatjana Saphira Version ]



Aku punya banyak impian, tapi hanya mimpi
Aku berlari terus berlari, tapi tak tahu arah
Aku berjalan dan terus berjalan, mengikuti arah yang itu-itu saja
Tidak pernah berubah
Kadang aku membenci nasibku yang tak berubah
Datar dan abu-abu
Aku berharap keramahan cinta, tapi tak pernah ku dapatkan
Aku ingin kelembutan kasih sayang, tapi tak pernah ku temukan
Aku mulai tak percaya sungguh tak percaya lagi
Aku ingin bersandar, tak pernah ada sandaran kokoh
Aku terjatuh, tak ada topangan
Ada dunia yang hilang dari duniaku
Ada suasana yang hilang dari kepalaku
Ada sepi yang betah singgah
Ada luka yang menganga
Tak ada tempat aku untuk pulang, hanya sekedar untuk aku bersandar
Dan tak ada sebuah tempat yang nyaman, hanya untuk sekedar lepaskan penatku tuk sejenak aku terlelap
Seperti tak ada rumah untuk  merebahkan tubuh ku
Dan aku terus saja jalani semua itu dengan ‘kebaik-baik sajaan’
Aku yang bersahabat dengan ‘kebaik-baik sajaan’



Mimpi buruk menyapa, tak mengapa asal kau ada di peluk ku
Tiada pernah berjumpa, tak mengapa asal kau ada khayalku
Segala bujuk rayumu buat sejuta ragu, jantungku punmemacu
Disini ku berdiri….
Mencoba mengerti arti hadirmu,
Mengerti sinar di wajahmu,
Mengerti tenangnya jiwaku,
Akhirnya ku mengerti diriku memang untuk kau milikki…
[ Dikta ft Tatjana Version ]

Aku tak pernah mencarimu
Aku tidak tau akan bertemu denganmu
Awalnya semua biasa saja
Tapi, sejak bertemu kamu, mimpi burukku seolah sirna
Sejak bertemu kamu, duniaku berubah
Sejak bertemu kamu, mimpiku terasa semakin dekat
Jalanku seolah berada pada satu tujuan
Sejak bertemu kamu, hidupku menjadi penuh warna
Sejak bertemu kamu, aku perlahan mulai percaya
Aku mulai percaya adanya keramahan cinta,
Aku mulai percaya kelembutan kasih,
Aku mulai percaya tentang semua hal manis kembali,
Semua hal yang indah
Tenangnya jiwa dan wajahmu,
Membuatku mulai percaya akan kelembutan dan kehangatan rasa itu,
Membuatku mulai percaya adanya kelembutan pada seorang pria,
Awalnya aku ragu, awalnya aku takut
Tapi jantungku terus terpacu,
Terpacu oleh kamu, tanpa henti
Jantungku mulai terpacu seolah aku terlahir kembali,
Seolah ada sebuah jantung baru yang baru saja lahir dalam tubuhku
Dan kini aku tak peduli,
Aku tak peduli walau tak pernah berjumpa
Tapi kamu selalu ada dalam khayal ku, kamu selalu ada dalam hari-hariku sekarang,
Sepert mentari pagi yang menyapaku setiap hari,
Yang membawa keceriaan dan senyuman
Dan sejak kamu datang di setiap hariku, aku mulai berdiri dan bangkit kembali,
Dengan berbeda caramu menaklukkan hati kecil ku,
Aku mencoba mengerti akan hadirmu,
Sejak kamu datang ke hidupku, seolah ku temukan tempat untuk aku hanya sekedar bersandar
Mengeluarkan semua keluh kesah ku,
Aku temukan sebuah tempat yang nyaman dalam dirimu,
Hanya untuk sekedar lepaskan penatku,
Damai jiwamu, arti sinar wajahmu,
Membuat hari-hariku terasa lebih ringan,
Membuat aku terasa lebih tenang, terasa damai,
Sejak bertemu denganmu,
Sejak kamu datang ke hidupku,
Aku seperti menemukan rumah, aku merasa seperti pulang…
Since the day when we met, I feel home…



Saat ku tenggelam dalam sendu, Waktu pun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku entah untuk siapapun itu
Semakin ku lihat masa lalu, semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku saat ku melihat senyum mu
Dan kau hadir merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa, membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
Berdua denganmu selama-lamanya
Kaulah yang terbaik untukku…
[ Tatjana Version]


0 komentar:

Posting Komentar