Yasudahlah…
Saat kau berlari mengejar anganmu, dan tak pernah sampai
dan tak pernah sampai,
Yasudahlah…
Saat kau berharap ke ramahan cinta, tak pernah kau dapat,
Yasudahlah…
[ Tatjana Saphira Version ]
Aku punya banyak
impian, tapi hanya mimpi
Aku berlari terus
berlari, tapi tak tahu arah
Aku berjalan dan terus
berjalan, mengikuti arah yang itu-itu saja
Tidak pernah berubah
Kadang aku membenci
nasibku yang tak berubah
Datar dan abu-abu
Aku berharap keramahan
cinta, tapi tak pernah ku dapatkan
Aku ingin kelembutan kasih
sayang, tapi tak pernah ku temukan
Aku mulai tak percaya
sungguh tak percaya lagi
Aku ingin bersandar,
tak pernah ada sandaran kokoh
Aku terjatuh, tak ada
topangan
Ada dunia yang hilang
dari duniaku
Ada suasana yang hilang
dari kepalaku
Ada sepi yang betah
singgah
Ada luka yang menganga
Tak ada tempat aku
untuk pulang, hanya sekedar untuk aku bersandar
Dan tak ada sebuah
tempat yang nyaman, hanya untuk sekedar lepaskan penatku tuk sejenak aku
terlelap
Seperti tak ada rumah
untuk merebahkan tubuh ku
Dan aku terus saja
jalani semua itu dengan ‘kebaik-baik sajaan’
Aku yang bersahabat dengan ‘kebaik-baik sajaan’
Mimpi buruk menyapa,
tak mengapa asal kau ada di peluk ku
Tiada pernah
berjumpa, tak mengapa asal kau ada khayalku
Segala bujuk rayumu
buat sejuta ragu, jantungku punmemacu
Disini ku berdiri….
Mencoba mengerti
arti hadirmu,
Mengerti sinar di
wajahmu,
Mengerti tenangnya
jiwaku,
Akhirnya ku mengerti
diriku memang untuk kau milikki…
[ Dikta ft Tatjana
Version ]
Aku tak pernah
mencarimu
Aku tidak tau akan
bertemu denganmu
Awalnya semua biasa
saja
Tapi, sejak bertemu
kamu, mimpi burukku seolah sirna
Sejak bertemu kamu,
duniaku berubah
Sejak bertemu kamu, mimpiku
terasa semakin dekat
Jalanku seolah berada
pada satu tujuan
Sejak bertemu kamu,
hidupku menjadi penuh warna
Sejak bertemu kamu, aku
perlahan mulai percaya
Aku mulai percaya
adanya keramahan cinta,
Aku mulai percaya
kelembutan kasih,
Aku mulai percaya
tentang semua hal manis kembali,
Semua hal yang indah
Tenangnya jiwa dan
wajahmu,
Membuatku mulai percaya
akan kelembutan dan kehangatan rasa itu,
Membuatku mulai percaya
adanya kelembutan pada seorang pria,
Awalnya aku ragu,
awalnya aku takut
Tapi jantungku terus
terpacu,
Terpacu oleh kamu,
tanpa henti
Jantungku mulai terpacu
seolah aku terlahir kembali,
Seolah ada sebuah
jantung baru yang baru saja lahir dalam tubuhku
Dan kini aku tak
peduli,
Aku tak peduli walau
tak pernah berjumpa
Tapi kamu selalu ada
dalam khayal ku, kamu selalu ada dalam hari-hariku sekarang,
Sepert mentari pagi
yang menyapaku setiap hari,
Yang membawa keceriaan
dan senyuman
Dan sejak kamu datang
di setiap hariku, aku mulai berdiri dan bangkit kembali,
Dengan berbeda caramu
menaklukkan hati kecil ku,
Aku mencoba mengerti
akan hadirmu,
Sejak kamu datang ke
hidupku, seolah ku temukan tempat untuk aku hanya sekedar bersandar
Mengeluarkan semua
keluh kesah ku,
Aku temukan sebuah
tempat yang nyaman dalam dirimu,
Hanya untuk sekedar
lepaskan penatku,
Damai jiwamu, arti
sinar wajahmu,
Membuat hari-hariku
terasa lebih ringan,
Membuat aku terasa
lebih tenang, terasa damai,
Sejak bertemu denganmu,
Sejak kamu datang ke
hidupku,
Aku seperti menemukan
rumah, aku merasa seperti pulang…
Since the day when we met, I feel home…
Saat ku tenggelam
dalam sendu, Waktu pun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk
menutup pintu hatiku entah untuk siapapun itu
Semakin ku lihat
masa lalu, semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar
terangi jiwaku saat ku melihat senyum mu
Dan kau hadir
merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku
setinggi angkasa, membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh
tuk menjalani hidup
Berdua denganmu
selama-lamanya
Kaulah yang terbaik
untukku…
[ Tatjana Version]




0 komentar:
Posting Komentar